Banyak masyarakat yang memiliki pandangan jika kuliah di AKPER itu MAHAL. Sebenarnya pendapat itu tidak sepenuhnya salah dan tidak juga benar, artinya memang banyak institusi akademi keperawatan (AKPER) menetapkan biaya perkuliahan yang cukup Tinggi bagi sebagian masyarakat. Hal ini mungkin karena :
1. BESARNYA Biaya uang gedung / Dana Pengembangan pendidikan.
2. Beban biaya praktik klinik setiap praktik. Setiap praktik ke Rumah sakit, puskesmas, rumah bersalin masih dipungut biaya tambahan di luar SPP per semester dari Rp. 200.000 s.d Rp. 250.000 per periode praktik
3. SPP reguler masih juga ditambah biaya per-SKS yang cukup Tinggi, Misalnya SPP reguler Rp. 800.000,- di tambah beban Per SKS Rp. 75.000. dikalikan jumlah SKS misalnya 24 SKS=Rp. 180.000, jadi total Rp. 260.000,- ATAU BISA JUGA ADANYA SPP BERTINGKAT artinya SPP akan naik setiap pergantian semester sehingga totalnya menjadi tinggi.
4. Kegiatan-kegiatan yang DIPAKSAKAN HARUS DIIKUTI oleh mahasiswa dengan biaya dibebankan ke mahasiswa, seperti pelatihan PPGD, ICU, OSCA, Khursus bahasa inggrish ,dll yang seharusnya MASIH BISA DITUNDA, sampai mahasiswa lulus.
Dan mungkin masih ada lagi yang lannya misalkan saja biaya UTS/UAS, biaya buku, dll, sehingga jika dikalkulasi hasil akhirnya memang cukup bahkan sangat tinggi untuk ukuran pendidikan Diploma III.
Ilustrasi diatas mungkin banyak ditemukan di institusi-instistusi baik negeri ataupun swasta.
Kami AKPER PPNI SURAKARTA memiliki kebijakan yang BERBEDA dengan gambaran diatas. kami menerapkan SKALA PRIORITAS dalam mengolah institusi AKPER PPNI SURAKARTA, dan juga menerapkan sistem SUBSIDI SILANG, MAKSUDNYA BAGAIMANA?
AKPER PPNI SURAKARTA dalam pengelolaan lebih mementingkan OUT PUT / LULUSAN daripada GEDUNG HARUS MENTERENG, ” SARANA PRASARANA YANG MEWAH / CANGGIH” kelas Ber-AC, dll. LEBIH BAIK dalam gedung yang standart tapi PEMBELAJARAN berjalan MAKSIMAL daripada gedung yang baik tapi tidak ada ilmu yang membekali mahasiswa, dosen sering kosong dll.
AKPER PPNI SURAKARTA, biaya masuk cukup Rp. 6 juta 550 ribu, tidak perlu ada tambahan biaya TETEK BENGEK.yang secara penggunaan tidak pada tempatnya. COBA LIHAT DISINI
AKPER PPNI SURAKARTA, kenyataannya dapat bersaing perihal lulusannya dalam mencari lapangan kerja dengan AKPER yang notabene secara FISIK lebih HIGHT CLASS. Kenyataanya orang tua atau mahasiswa KULIAH memiliki tujuan akhir mendapat pekerjaan. bukan mencari predikat pernah kuliah di AKPER MEGAH, AKPER MAHAL, dll
Nah… sekarang PILIHAN ditangan ANDA. ..
Selamat Berjuang demi memperjuangkan MASA DEPAN.





Komentar Terakhir