Archive for » 2010 «

Mungkin ada yang masih awan atau baru dengar dengan istilah Logika Boolean, tapi sebenarnya logika boolean adalah sebuah rumus matematika menurut  http://id.wikipedia.org/wiki/Aljabar_Boolean dituliskan bahwa logika boolean terdapat dalam matematika dan ilmu komputer, Aljabar Boolean adalah struktur aljabar yang “mencakup intisari” operasi logika AND, OR dan NOR dan juga teori himpunan untuk operasi union, interseksi dan komplemen.

Penamaan Aljabar Boolean sendiri berasal dari nama seorang matematikawan asal Inggris, bernama George Boole. Dialah yang pertama kali mendefinisikan istilah itu sebagai bagian dari sistem logika pada pertengahan abad ke-19.

Boolean adalah suatu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai. Yaitu true atau false (benar atau salah).

Pada beberapa bahasa pemograman nilai true bisa digantikan 1 dan nilai false digantikan 0.

Tapi dalam postingan kali ini tidak berbicara tentang aljabar atau rumus matematika tapi tentang bagaimana metode logika boolean ini kita pakai untuk mempermudah dalam pencarian sebuah artikel, journal, atau apa saja yang anda inginkan melalui mesin-mesin pencari. Dibawah ini tehnik yang dipakai dalam logika boolean.

Operator dan logika boolean pada google ada 7, yaitu:

  1. and
  2. or
  3. tanda tambah (+)
  4. tanda minus (-)
  5. tanda asterik
  6. tanda titik (.)
  7. tanda kutip (“”)

Yang masing-masing mempunyai fungsi dan kegunaan yang berbeda, untuk lebih jelasnya akan saya uraikan di bawah ini.

AND

Suatu ketika apabila Anda mengetikan ‘RotiANDBakar’, hasil pencariannya haruslah mengandung kedua kata tersebut baik roti maupun bakar.

Sebenarnya perintah AND ini boleh tidak diketik. Karena secara default, Google menggunakan kata kunci AND. Jadi, Anda dapat langsung mengetik ROTI BAKAR tanpa ada boolean AND. Penulisan AND haruslah menggunakan huruf kapital. Logika AND ini sama fungsinya dengan tanda (+)

OR

Logika OR digunakan untuk menemukan halaman yang setidaknya memiliki salah satu dari dari querry yang dicari. Penulisan kata OR haruslah menggunakan huruf kapital. Misalnya, Anda mencari Lotus OR Excel. Apabila salah satu kata antara Lotus atau Excel ditemukan maka informasi tersebut akan ditampilkan. Kata OR ini juga berfungsi sama dengan karakter spasi. Sebagai pengganti perintah OR Anda dapat menggunakan karakter pipe (|).

Tanda Tambah (+)

Penjelasan pemakaia tanda + ini adalah sama saja dengan logika boolean AND. Tanda + digunakan untuk mencari teks yang serupa. Misalnya, ikan+mati. Maka hasil searchingnya adalah link yang mengandung kedua kata tersebut.

Tanda Minus (-)

Kebalikan dari tanda (+), tentu saja tanda (-). Fungsinya adalah untuk tidak menampilkan kata yang mengandung lambang minus tersebut. Sebelum penulisan tanda minus (-) haruslah terdapat spasi kosong. Misalnya, ‘ikan mati’, hasil searchingnya adalah link yang memiliki kata ikan dan tidak terdapat kata mati. Biar gampang diingat, tanda (-) boleh dibaca sebagai ‘kecuali’.

Tanda Asterik

Melambangkan karakter pengganti kata. Jika Anda mengetikkan: “satu*tiga” maka akan memberikan hasil yang beragam. Bisa saja ‘satu dua tiga’, ‘satu tambah tiga’ atau kata-kata lain antara dua kata tersebut. Apabila Anda mengetikan ‘psikolog*’ hasil yang Anda dapatkan bukanlah psikologi, melainkan ada kata lain setelah psikolog tersebut. Jadi, lambang (*) bukanlah sebagai pengganti huruf.

Tanda Titik (.)

Digunakan untuk mencari teks yang satu karakter. Karakter tersebut dapat berupa apa saja, termasuk huruf, angka, spasi, karakter khusus dan sebagainya. Misalnya, Anda mencari: ro.i hasilnya dapat berupa: roti, rozi, ro-I, dsb.

Tanda Kutip (“”)

Digunakan untuk mencari teks yang diapit antara kedua tanda kutip tersebut. Dari contoh diatas adalah “ikan mati” maka hasil searching adalah frase ikan mati dalam satu rangkai.

Incoming search terms:

Category: ARTIKEL UMUM  Comments off

Hyperemesis gravidarum merupakan suatu keadaan yang dikarakteristikkan dengan rasa mual yang berlebihan, muntah, kehilangan berat badan, dan gangguan keseimbangan elektrolit. Sebagian besar ibu hamil (70-80%) mengalami morning sickness dan sebanyak 1-2% dari semua ibu hamil mengalami morning sickness yang ekstrim yang disebut hyperemesis gravidarum. Hyperemesis gravidarum tidak dapat dicegah namun ibu hamil dapat menjadi lebih nyaman jika mengetahui cara manajemen perawatan hyperemesis gravidarum tersebut.


Kasus hyperemesis gravidarum ringan dapat diatasi dengan perubahan diet, istirahat dan pemberian antasida. Keadaan yang lebih parah hampir selalu memerlukan perawatan di Rumah Sakit untuk penggantian cairan tubuh yang hilang akibat muntah, dan mendapatkan nutrisi melalui iv line.

Penyebab hyperemesis gravidarum belum diketahui. Keadaan tersebut mungkin berhubungan dengan perubahan hormonal akibat kehamilan. Hypermemesis gravidarum lebih sering dialami oleh ibu dengan kehamilan multipel (kembar dua atau lebih) dan seorang wanita yang mengalami hyperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya mempunyai kemungkinan mengalami hyperemesis gravidarum pada kehamilan berikutnya.

Gejala hyperemesis yang dialami berbeda diantara ibu hamil. Namun gejala umum hyperemesis gravidarum antara lain :
Mual dan muntah berat terutama pada trimester pertama kehamilan
Muntah setelah makan atau minum
Kehilangan berat badan >5% dari BB ibu hamil sebelum hamil, (rata-rata kehilanagn BB 10%)
Dehidrasi
Penurunan jumlah urine
Sakit kepala
Bingung
Pingsan
Jaundise
Hypermesis gravidarum harus mendapatkan perhatian khusus dalam manajemen pengelolaannya karena hyperemesis dapat menyebabkan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, defisiensi nutrisi, gangguan liver dan jaundise (warna kuning pada kulit, mata dan membran mukosa) yang dapat terjadi pada hyperemesis gravidarum yang parah. Kehilangan berat badan ibu hamil yang berlebih dan kekurangan nutrisi berefek pada pertumbuhan janin.

Perbedaan Morning Sickness dan Hyperemesis Gravidarum

Morning Sickness
Mual kadang disertai muntah
Mual berkurang pada 12 mgg kehamilan
Muntah tidak menyebabkan dehidrasi
Masih toleran terhadap makanan tertentu

Hyperemesis Gravidarum
Mual berat disertai muntah
Mual tidak berkurang setelah 12 mgg kehamilan
Muntah menyebabkan dehidrasi berat
Tidak toleran terhadap makanan

Treatment Hyperemesis Gravidarum

Tujuan Treatment :
Menurunkan rasa mual dan muntah
Mengganti kehilangan cairan dan elektrolit
Memenuhi kebutuhan nutrisi dan mengatasi kehilangan BB ibu hamil

Hospitalisasi diperlukan untuk mengatasi hyperemesis gravidarum yang parah. Semua makanan dan minuman dihentikan sementara untuk mengistirahatkan GI track.

Tindakan perawatan di Rumah Sakit antara lain :
Pemberian cairan intra vena : untuk memberikan hidrasi, elektrolit, vitamin dan nutrisi
Percutaneus endoscopic gastrotomy : memberikan nutrisi
Medikasi : Metoclopramide, Antihistamin, dan anti reflux medication.

Tindakan perawatan pada Hyperemesis gravidarum :
Bed rest : membuat ibu hamil lebih nyaman, namun harus berhati-hati karena istirahat terlalu banyak menyebabkan kehilangan berat badan.
Akupresur : menekanan pada titik anti mual dan muntah yang terletak pada 3 jari diatas pergelangan diantara dua tendon. Lakukan penekanan secara lembut selama 3 menit untuk masing-masing tangan.
Hypnosis.
Herbal : jahe dan peppermint

Informasi lebih lanjut :

http://www.americanpregnancy.org

http://www.helpher.org/hyperemesis-gravidarum/

http://www.engelfire.com

Incoming search terms:

Category: KEPERAWATAN MATERNITAS  Comments off

Xeroftalmia berarti mata kering. Xeroftalmia timbul akibat kekeringan yang terjadi pada selaput lendir (konjungtiva) dan kornea (selaput bening) mata. Xeroftalmia yang tidak segera diobati dapat menyebabkan kebutaan. Xeroftalmia terjadi akibat kurangnya konsumsi vitamin A pada bayi, anak-anak, ibu hamil, dan menyusui.


Kebutaan terjadi secara bertahap. Demikian tahapannya :

Buta senja (XN)

Disebut juga rabun senja. Tidak terjadi kelainan pada mata (mata terlihat normal), hanya saja pengelihatan menjadi menurun saat senja tiba, atau tidak dapat melihat di dalam lingkungan yang kurang cahaya. Bagaimana cara mendeteksinya? Jika anak sudah dapat berjalan, ia sering membentur atau menabrak benda yang berada di depannya. Jika anak belum dapat berjalan, agak susah mendeteksinya. Biasanya anak akan diam memojok dan tidak melihat benda di depannya. Dengan pemberian kapsul vitamin A yang benar, maka pengelihatan akan dapat membaik selama 2 hingga 4 hari. Namun jika dibiarkan, maka akan berkembang ke tahap selanjutnya.

Xerosis konjungtiva (X1A)

Selaput lendir atau bagian putih bola mata tampak kering, keriput, dan berpigmentasi dengan permuikaan sehingga terlihat kasar dan kusam. Mata akan tampak kering atau berubah menjadi kecoklatan.

Xerosis konjungtiva dan bercak bitot (X1B)

X1B merupakan tanda-tanda X1A ditambah dengan bercak seperti busa sabun atau keju, terutama di daerah celah mata sisi luar. Mata penderita umumnya tampak bersisik atau timbul busa. Dalam keadaan berat, tampak kekeringan meliputi seluruh permukaan konjungtiva (bagian putih mata), konjungtiva tampak menebal, berlipat-lipat, dan berkerut. Segeralah konsumsi atau berikan vitamin A kepada penderita. Anak dapat menjadi buta dalam waktu singkat. Dengan pemberian vitamin A yang baik dan pengobatan yang benar, bercak akan membaik selama 2 hingga 3 hari, dan kelainan mata akan menghilang dalam waktu 2 minggu.

Xerosis kornea (X2)

Kekeringan pada konjungtiva berlanjut hingga kornea (bagian hitam mata). Kornea tampak kering dan suram. Permukaan kornea tampak kasar. Umumnya terjadi pada anak yang bergizi buruk, menderita penyakit campak, ISPA, diare, dan sebagainya. Pemberian vitamin A yang benar akan membuat kornea membaik setelah 2 hingga 5 hari, dan kelainan mata akan sembuh selama 2 hingga 3 minggu.

Keratomalasia dan ulserasi kornea (X3A/ X3B)

Kornea melunak seperti buburdan terjadi ulkus kornea atau perlukaan. Tahap X3A bila kelainan mengenai kurang dari 1/3 permukaan kornea. Tahap X3B bila kelaiana mengenai sama atau lebih dari 1/ 3 permukaan kornea. Keadaan umum penderita sangatlah buruk. Pada tahap ini dapat terjadi perforasi kornea (pecahnya kornea). Bila penderita telah ditemukan pada tahap ini maka akan terjadi kebutaan yang tidak dapat disembuhkan.

Xeroftalmia scars (XS)

Disebut juga jaringan kornea. Kornea mata tampak memutih atau bola mata tampak mengempis. Jika penderita ditemukan pada tahap ini, maka kebutaan tidk dapat disembuhkan.

Incoming search terms:

Category: SISTEM PENGINDERAAN (MATA)  Comments off

DEFINISI

Etik = Ethics = Ethos = adat, kebiasaan, perilaku, karakter.Adl ilmu yg mempelajari ttg apa yg baik dan buruk scr moral.

Adl ilmu – kesusilaan – sepatutnya mns hidup – dlm masy – bdsr aturan / prinsip – tingkah laku yg benar.

Etika keperawatan : alat utk mengukur perilaku moral dlm kepwt. (berdsr kode etik yg berlaku)

Etika keperawatan kesehatan komunitas : adl pengambilan keputusan bdrskan moral,pengetahuan ttg hak kliendan tgg jwb profesi.


TUJUAN ETIKA PROFESI KEPERAWATAN

  1. Menciptakan kepercayaan klien pd perawat
  2. Menciptakan kepercayaan pada sesama perawat
  3. Menciptakan kepercayaan masy pd profesi perawat

Aliran yg Berhubungan Dengan Etika

  1. Aliran Diskriptif — yg memberi gmbr dan penjelasan bgmn mns berperilaku dlm ling atau dlm masy utk satu 7an.
  2. Aliran Normatif —- perilaku benar atau salah diukur dgn norma
  3. Aliran Pluralisme —- Suatu tindakan etis diukur berdsr kekomplekkan situasi yg dihadapi.

KODE ETIK KEPERAWATAN, PRINSIP DAN FUNGSI KODE ETIK

KODE ETIK KEPERAWATAN

Kode Etik Keperawatan (KEK)—bagian ddr etika kesh, tlh disusun oleh DPP PPNI melalui Munas PPNI di Jkt pd tgl 29 November 1989.KEK tdr dr 4 bab 16 pasal.

Bab 1 : Tgg jwb perawat thd klien, tdr dr 4 pasal.

Bab 2 : Tgg jwb perawat thd tugas, tdr dr 5 pasal.

Bab 3 : Tgg jwb perawat thd sejawat, tdr dr 2 pasal.

Bab 4 : Tgg jwb perawat thd profesi, trd dr 4 pasal.

Bab 5 : Tgg jwb perawat thd Negara, tdr dr 2 pasal.

KEK mnt American Nurse Association ( ANA)

  1. Perawat melayani dengan penuh hormat thd klien
  2. Perawat melindungi hak dan privacy klien
  3. Perawatt melindungi publik/klien dr praktik yang ilegal
  4. Perawat memikul tgg jwb atas tindakan keperawatan scr individu
  5. Perawat memelihara kompentensi keperawatan
  6. Perawat melaksanakan pertimbangan menggunakan kompentensi dan kualifikasi individu dlm menjalankan tugas.
  7. Perawat turut serta beraktifitas dlm membantu pengembangan profesi.
  8. Perawat turut serta dlm meningkatkan standart keperawatan
  9. Membantu upaya profesi utk mnedukung Yankes yg berkualitas
  10. Turut serta melindungi publik dr informasi dan gambaran yg salah.
  11. Perawat bekerjasama dengan profesi kes lain dan publik dlm meningkatkan upaya memenuhi kes publik

KEK Mnt International Council Nurse ( ICN)

Adl Federasi perhimpunan Perawat nasional di seluruh dunia yg didirikan tgl 1 Juli 1899 olh Mrs. Bedford Fenwich di Hanover Square, London dan direvisi pd tahun 1973. Uraian KEK adal sbb:

  1. Tgg Jwb Utama Perawat, adalah :
    1. Meningkatkan kes
    2. Mencegah timbulnya penyakit
    3. Memelihara Kes, dan
    4. Mengurangi penderitaan
  2. Perawat individu dan anggota kelompok masyarakat, tgg jwb perawat adl melaksanakan askep sesuai kebutuhan masy.
  3. Perawat dan pelaksanaan praktik keperawatan, brtgg jwb thd standart praktik keperawatan
  4. Perawat dan Lingkungan masyarakat, perawat memprakarsai pembaharuan
  5. Perawat dan sejawat
  6. Perawat dan profesi keperawatan

Prinsip Dasar Kode etik Adl menghargai hak dan martabat manusia.

Dlm menghadapi mas bersifat etis / moral. Perawat hrs bertanya pd diri sendiri.

Bagaimana pengaruh tindakan saya thd klien ,thd tim kerja, diri sendiri dan profesi .

Fungsi Kode Etik ; mnt Kozier & Erb, 1990 antara lain :

1. Etik berhub. Dgn standart profesi utk melindungi perawat dan klien

2. Kode Etik sbg alat penyusun Standart Praktik Profesional

3. Mrp Pedoman dlm melaksanakan tindakan & hrs diterima sbg nilai pribadi bagi anggota

4. memberi kerangka pikir pd anggota profesi utk membuat keputusan.

Mnt Hypocrates, Kode etik berfungsi :

1. Menghindari ketengangan antara manusia

2. Memperbaiki status kepribadian

3. Menopang pertumbuhan dan perkembangan pribadi

PRINSIP DASAR DAN ETIKA DLM KESH. KOMUNITAS

  1. PRINSIP DASAR DLM KEP KES KOMUNITAS

a. Klg adl unit utama dlm yankesmas

b. 4 tingkat sasaran yankesmas: individu, klg, klp khusus dan masy.

c. Perawat bekerja atas PSM dlm menyelesaikan mas kesh

d. Menekankan upaya promotif & preventif tanpa lupa kuratif & rehabilitatif

e. Dasar yankes Problem Solving Approach

f. Kegiatan utama : masy baik yg sehat maupun yg sakit

g. Tujuan : meningkatkan fungsi kehidupan—derajat kes yg optimal

h. Penekanan : pembinaan perilaku sehat

i. Bekerja secara team bukan individu

j. Peningkatan kesehatan

k. Home visit —membantu mengatasi mas klien

l. Penkes mrp kegiatan utama

m.Pelaksanaan kesmas mengacu pd sistem yankes yg ada

n. Pelaksanaan Askep kom dilakukan di Puskesmas, panti, sekolah & klg

  1. PRINSIP ETIKA DLM KEP KES KOM
    1. Prinsip Kebaikan —-mempertimbangkan bahaya dan keuntungan
    2. Prinsip Autonomi—- Individu bebas menentukan tindakan atau keputusannya.
    3. Prinsip kejujuran / Veracity –mrp dasar terbinanya trust.

Incoming search terms:

Category: MATERI KOMUNITAS  Comments off